Pasti kita sudah pernah ada orang menyebut “Kotak Pandora”, iklan
seminar motivasi-nya Pak Tanadi juga menyebut kotak pandora.
Namun, apakah sebenarnya kotak pandora itu? Apa bedanya kotak
pandora dengan kathok pandora? halah… plesetan :p
Kembali ke pandora, saya menemukan beberap sumber cerita mengenai
kotak pandora, yang intinya bahwa kotak tersebut adalah sebuah kotak
misteri yang isinya berbagai macam masalah, kesengsaraan, kemalangan
dll. Satu2nya hal yang baik yang ada dalam kotak tersebut adalah
“harapan”. Harapan inilah yang bisa melindungi manusia semua hal
yang buruk tadi.
Silahkan dibaca sendiri di
http://mpokb.blogdrive.com/archive/73.html
http://musyawarahbuku.wordpress.com/2008/01/18/hikayat-kotak-pandora/
http://andress.wordpress.com/2006/08/21/kotak-pandora/
versi wikinya http://en.wikipedia.org/wiki/Pandora%27s_box
Pagi menjelang siang mumpung Yasira lagi bobo dikeloni ayahe, ngeblog dulu aahh… wis suwe gak nengok nDalem Kapurnaman kih!
Hmmm, barusan buka2 email ‘milist’ ibu2 (ada bapak2 juga sih) isine banyakan curhat. Macem-macem, dari soal breastfeeding, MP-ASI, anak demam, batpil (batukpilek-red), sampai curhat masalah keluarga (wih, jadi menyimpang dari tema tuh!).
Mau ikutan nimbrung nanggapi koq mualesss banget, mending curhat sendiri di blog kesayangan deh
.
Di luar sono-no… ternyata para enyak-babe pemula macem kami ini pada ’sibuk n bingungan’ ngadepin polah tingkah balitanya. Saking bingungnya ada yang sampe curhat abiiss di milis2, bahkan sampe terkesan terlalu didramatisir, wow! segitunya yaaa???
Diawal-awal kehamilan sampai bulan2 pertama kelahiran Yasira, kami berdua memang aktif posting2 uneg2 soal kehamilan dan perawatan bayi diberbagai milist yg kami ikuti. Terus terang dari situ banyak info penting yang kami dapat. Semakin Yasira beranjak ‘dewasa’ kami cukup menjadi pembaca setia milis2 itu, hanya postingan yg kira2 perlu dan penting yang kami ’serap’ bahkan kalau perlu kami save ‘n print.
Alhamdulillah, mengasuh Yasira tidaklah ’seheboh’ cerita para miliser yang penuh liku2… hehehe apa ya istilah tepatnya?@!&*!?? Yang jelas kami sangauaaatt menikmati hari2 bersama Yasira dengan penuh sukaria
.
Yasira yang kini sudah empat belas bulan menemani kami, sangatlah kooperatif pada kami emak babenya. Makannya gampang, minumnya juga glag-gleg, gak rewelan, tidurnya mudah dan angler tenan, wis deh pokok’e jiaaannn menyenangkan sekali. Sungguh bersyukurnya kami berdua dikaruniai Yasira Kinasih Purnomo, yang cantik, sehat, cerdas dan selalu ceria.
Kini, semenjak Yasira bisa berjalan sendiri… wuow wow wow! makin rajinlah kami ikut ‘olahraga’ mlayu2, mlaku2 dan lenggak-lenggok ngetutne kemanapun kaki mungilnya melangkah. Pas ultah ayahe tanggal lima Oktober kemarin, langkah pertama Yasira dipertontonkan pada saya, ibundanya. Sungguh luar biasa bungahe hati saya, menjadi ’saksi kunci’ keberhasilan Yasira menggerakkan kaki kecilnya untuk melangkah pertama kalinya! Yuhuuui! Sebenarnya sudah sejak sebulan sebelumnya dia mulai belajar berjalan sendiri, ditetah trus dilepas, dua tiga langkah berjalan dewe lalu gedabrus… jatuh deehhh hihihi lucu sekali, dia malah tertawa riang, sepertinya gak merasakan ‘dengkulnya’ sakit tuh! Karena saya memakaikan deker/pelindung lutut, jadi tampak gaya gitu deh!
Beruntungnya lagi, ayahe Yasira sangat telaten ngopeni anak-bojo (wiiii yang dirasani ge-er ni yeee
). Meski kini lagi sibuk2nya ngadepin tugas kuliah yang gak ada habise dan UTS, ayah tetep ada waktu buat Yasira dan Bun da. Rasa capek dan mumet hilang seketika bila kami bertiga berkumpul. 6-7 jam perjalanan Surabaya-Pacitan dan sebaliknya tak meruntuhkan semangatnya untuk ‘berjuang’ demi masa depan kami bertiga.
Ayah…. Bunda dan Yasira selalu berdo’a untukmu, selalu memberikan support dan setia menungguimu…. We love you, Ayah…. :-*

yasira, gadis pantai
Suamiku, selamat ulang tahun hari ini, do’a tak terputus setiap saat untukmu… Istri dan anakmu sangat menyayangimu… We luv you full… Ayah. :-*
Big Hug,
Bunda dan Yasira
Tugas UAS mata kuliah Rekayasa Kebutuhan dan Desain Sistem Informasi
Dosen:
Fajar Baskoro, S.Kom., MT
Yang mengerjakan:
- Lukman Hadi Dwi Purnomo
- Tumpal P Silitonga
- Yaomi Awalishoum Istiqlal
Dokumen Laporan bisa diunduh di sini
Dokumen hasil export Rational Rose bisa dilihat di sini
File presentasi bisa diunduh di sini
Yasira Kinasih Purnomo, hari ini berulang tahun yang pertama.
Selamat ulang tahun, anakku. Semoga selalu sehat, ceria dan gembira. Semoga Allah senantiasa memberikan kemudahan dalam semua langkahmu.
Ayah dan Bundamu selalu menyediakan cinta untukmu.

Alhamudlillah, terima kasih ya Allah. Kami yakin bahwa semuanya adalah yang terbaik menurut-Mu. Maka mudahkanlah jalan kami dalam semua langkah.
Amiin.

Sebelumnya, mohon maaf kalo judulnya terlihat kasar. Akan saya jelaskan kenapa kalimat di atas bisa muncul.
Mbah Surip, nama itu saat ini begitu tenar. Hampir setiap hari di televisi maupun radio selalu terdengar lagunya antara lain: Tak Gendong, Bangun Tidur, Telor Mata Safi dll. Saya mengenal (lebih tepatnya mengtahui) keberadaan mbah surip ini sudah lama, jauh sebelum dia terkenal sepeti sekarang ini. Mungkin akhir 2005 atau awal 2006 saya mulai sering datang ke acara Kenduri Cinta, yang rutin diadakan di TIM. Di acara tersebut, mbah surip juga sering muncul dan menghibur para jamaah.
Menurut Cak Nun, sudah belasan tahun Mbah Surip menemani Cak Nun di forum Padhang Mbulan dan Kenduri cinta, dan dari belasan tahun itu, Mbah Surip selalu menemani jamaah dengan lagu yang itu-itu saja “Tak Gendong”, “Bangun Tidur”, “Telor Mata Safi”, “Uka-uka” dan beberapa lagu lainnya. Dan setiap kali memetik gitar di depan jamaah, Mbah Surip selalu bercerita bahwa lagunya diciptakan ketika di Yordania, Mesir dll. Dan hebatnya, setelah belasann tahun bernyanyi dengan lagu yang sama dan pengantar yang sama, sampai saat ini tidak ada satu jamaahpun yang tidak tertawa kalau Mbah Surip naik podium. Kehadiran Mbah Surip adalah sebuah karunia Allah, yang dari sana kita bisa memetik pelajaran berharga bahwa untuk bisa bahagia itu ternyata sangat sangat sederhana.
Tertawa-tertawa, bernyanyi, memetik gitar, nyruput kopi, merokok, kadang mengaji kalau pas lagi insyaf, sambil sesekali merasa sedikit pinter sehingga perlu mengobrol mengenai Indonesia. Itulah dinamika Kenduri Cinta.
Kembali ke subyek di judul. Cak Nun pernah mencoba menerjemahkan keberadaan Mbah Surip dengan “othak-athik mathuk” bahwa Surip itu berasal dari dua kata yaitu Asu dan Urip. Asu, itu berarti cinta (silahkan tanyakan kepada budayawan dan seniman manapun di jogja, pasti akan bilang demikian), bisa juga berarti ber- (Su-harto artinya berharta atau penuh harta). Sedangan Urip, artinya hidup. Jadi Mbah Surip itu berarti penuh dengan kehidupan, kehidupan yang penuh. Dengan hal apapun yang sederhana, Mbah Surip sudah berbahagia, dan kebahagiaan itulah inti kehidupan.
Aku sangat salut dengan way of life yang dipilih Mbah Surip. Banyak yang bilang bahwa beliau sebenarnya berasal dari keluarga kaya, beliau juga sebenarnya cukup educated. Tapi dengan semuanya, dia memilih way of life menggelandang di TIM dan sekitarnya, dan tetap berbahagia. Saat itu, selain kenduri cinta dan padhang mbulan, mungkin tidak ada yang kenal dan peduli dengan Mbah Surip.
Sekarang, semua orang kenal Mbah Surip. Mbah Surip juga sudah punya uang sangat banyak dari hasil rekaman dan Ring Back Tone. Semoga itu semua membawa kebahagiaan yang berlipat-lipat bagi seorang Surip. Aku tidak menyesalkan langkahnya, jutru aku mensyukurinya. Yang aku penasaran saat ini adalah: Bagaimanakah komentar Cak Nun?
Ada yang tahu?
Tags: bangun tidur, cak nun, i love u full, kenduri cinta, kyai kanjeng, mbah surip, padhang mbulan, tak gendong, TIM
Agar bisa optimal, datacenter memerlukan adanya sistem kelistrikan yang baik sebagai sumber tenaga. Sistem kelistrikan yang baik untuk sebuah datacenter memiliki karakteristik sebagai berikut:
- Harus mampu menyediakan power yang handal dan mencukupi untuk semua hardware di datacenter
- Harus memiliki redundancy yang mencukupi dan tidak ada single point of failure untuk menghindari terputusnya layanan selama terjadinya gangguan listrik
- Harus memenuhi standard keamanan nasional, wilayah dan kota
Selengkapnya, silahkan baca di distribusi-power-pada-datacenter
Tags: cabling, datacenter, electricity, generator, network, noc, power, UPS
