I love you, jogja, my second home n I cry for you Gusti Allah nampaknya begitu mencintai penduduk jogja, sehingga beliau memanggil mereka untuk segera bertemu. Agar mereka yang disayangi terhindar lebih jauh dari jerat kemunafikan dunia. Selamat jalan saudara-saudaraku. Tabahlah saudara-saudaraku yang lain, Gusti Allah juga masih menyayangi kita semua, dengan memberikan kesempatan kepada kita untuk bertaubat berbuat lebih baik lagi.
1. Reformasi bahasa Indonesianya = Giliran mencuri.
2. Demokrasi = Hak untuk membebek Sukarno kemudian membebek Suharto kemudian membebek Habibie kemudian membebek Gus Dur kemudian membebek Megawati dan membebek siapapun yang berkuasa sesudahnya.
3. Rekonsiliasi Nasional = perundingan untuk bareng-bareng merampok.
4. Pembangunan = Sesering mungkin berhutang agar memperoleh prosentase yang dihimpun untuk ongkos mempertahankan kekuasaan.
5. Otonomi Daerah = distribusi korupsi secara lebih tertata dan merata.
6. Kemerdekaan = Pisang digoreng pakai minyak oli.
7. Civil Society = Civil diambil dari bahasa Jawa Timur sipil, artinya remeh. Masyarakat Sipil adalah masyarakat yang sangat menyukai hal-hal yang remeh.
8. Civilian Society = Masyarakat yang memiliki kebesaran sehingga yang lain-lain dipandang kecil dan remeh, misalnya Tuhan, agama, moral, kehormatan dll.
9. Clean Government = Pemerintah yang pejabatnya suka pakai sabun Klin.
10. Presidium = Kepala-Kepala Preman memimpin bersama, misalnya Presidium 4 (Empat) Pimpinan Jin di Gunung Kawi.
11. Deformasi = Penghancuran satu Suharto supaya menjadi seribu Suharto.
12. Konsolidasi Generasi = Merekrut dan mendidik generasi muda agar menghayati nikmatnya mencuri harta rakyat.
13. Masyarakat Madani = Wadan(an) bahasa Jawa artinya ledekan. Masyarakat Madani artinya masyarakat yang suka meledek.
14. Globalisasi = Mementaskan Ketoprak di Broadway Manhattan, New York, USA, dan menyerahkan tempe menjadi hak paten orang Jepang.
15. Keadilan Sosial = dalam suatu masyarakat masing-masing warganya mendapatkan jatahnya sendiri. Yang di atas bagian berkuasa, yang di bawah bagian dikuasai. Yang yang berkuasa bagian kaya, yang dikuasai bagian miskin. Kalau yang dikuasai juga kaya, menjadi tidak adil, sebab kemiskinan tidak mendapatkan haknya.
16. Eksport= mengirim TKW, dengan harapan semoga dihamili juragannya, siapa tahu kelak menjadi raja Arab Saudi.
17. Import = Beli garam ke luar negeri.
18. Rakyat = berasal dari bahasa Arab ro’iyah. Artinya kepemimpinan atau pemegang kedaulatan. Lazim disebut Kedaulatan Rakyat. Contohnya di Jogja: tukang becakpun memegang Kedaulatan Rakyat (koran pagi).
19. Masyarakat = berasal dari bahasa Arab musyarokah. Artinya kumpulan orang yang berserikat, misalnya berserikat untuk membakar pencopet hidup-hidup.
20. Buah Simalakama = gambaran yang tepat untuk keadaan Indonesia. Artinya dimakan Bapak mati tak dimakan Ibu mati. Jalan keluarnya jelas: di-emut.
21. Ekstra: Haji = orang yang sedang melakukan ibadah haji. Di Indonesia tidak ada, sebab ibadah haji dilakukan di Arab Saudi.
fwd from PmBNet Documentation
Lirik lagu Time to Say Goodbye-nya Andrea Bocelli bukan lagu cinta lho. Aku pernah baca di sebuah artikel di internet, lagu ini menceritakan perpisahan sang penyanyi dengan tanah kelahirannya, untuk merantau.
Dari halaman ini http://www.sweetslyrics.com/bio-ANDREA%20BOCELLI.html disebutkan bahwa lagu ini pernah dinyanyikan secara duet dengan Sarah Brightman untuk melepas keberangkatan seorang petinju yang bernama Henry Maske. Meskipun akhirnya Maske kalah, tapi dia tetap disambut sebagai seorang pahlawan
In November 1996, Andrea and Sarah Brightman were invited to perform the duet “Time to Say Goodbye (Con Te Partiro) at the farewell contest of the German World Light-Heavyweight boxing champion, Henry Maske. A national hero held in unrivaled esteem, he is known for his love of selecting entrance themes to his bouts. Sarah Brightman, the internationally renowned soprano and friend of Henry Maske heard Con Te Partiro in a restaurant while dining with her friends. Entranced by the singer and the song, Brightman made contact with Andrea. Andrea and Brightman re-recorded Con Te Partiro as the duet Time to Say Goodbye with members of the London Symphony Orchestra. Maske, unfortunately was defeated on points by US champion Virgil Hill. As the German public paid tribute to their departing hero, the arena was filled with the glorious sound of Time to Say Goodbye. The hearts and minds of the German nation were captured.
Percaya atau nggak, bahwa udang cukup berperan dalam sejarah manusia. Mulai dari bangsa Arab jaman dahulu, meskipun mereka tidak memiliki laut yang ada tambak udang-nya, tetapi mereka punya peribahasa “time is sword” yang artinya “waktu adalah u(pe)dang“. Yah.. kan mirip2 dikit, cuman beda awalannya.
Di negara kita, ada produk rokok yang sangat terkenal, dia juga membawa simbol udang, yaitu (g)udang garam. Tuh.. kan udang terkenal juga di Indonesia Bahkan ada minuman dengan rasa udang, yaitu u(we)dang jahe. Jadi udang turut menentukan sejarah manusia. Udang sering disebut sebagai gedang, podang, sedang, madang, kandang, slendang… dang.. dang.. dang.. huwasyu…
Gw sebenarnya dah mo pulang, capek n kepala pusing. Gak tau karena capek, laper, dihedrasi or sumthin’. Tapi gara2 wong2 kenthir2 lagi kerjo sesuatu, aku terpaksa nungguin. Buih…. mau ngegame gak ada game yang menarik. Mau chatting, channelnya cuman isi yang itu2 aja Enthung tenan Belum lagi orang2 yang lagi pasang cctv.
Kok dadi aku sing terjebak ning kene yak?