Minggu kemarin aku harus menjalani sebuah operasi ringan untuk sebuah penyakit. Hm.. ternyata begitu to rasanya dioperasi itu.. eh.. sebenarnya sih gak kerasa, soalnya dibius
Sampai hari ini jahitannya belum diangkat sih, tapi alhamdulillah aku dah bisa jalan dikit-dikit. Tadi sempet ke kantor juga, tapi cuman setengah haru trus pulang. Harus lebih banyak istirahat nih
Sabar ya sayang…. Aku sendiri juga tidak terlalu tertarik untuk berlama-lama Tapi seperti yang kamu tahu, ada sesuatu yang harus aku lakukan Sesudah itu selesai, aku akan meminta separuh nafasmu untuk kumiliki dan menawarkan separuh nafasku sebagai gantinya. Hope everything will be OK
Hari ini saya kedatangan tamu. Bukan tamu jauh sih, rumahnya deket-deket saja dari sini. Tapi menyenangkan juga kedatangan tamu mengingat jarang-jarang ada yang bertamu ke sini
Bush mau ke berkunjung ke Indonesia, banyak yang menolak, banyak pula yang kalem-kalem saja. Banyak yang menyatakan akan menggalang masa untuk melakukan aksi demo memprotes kedatangan presiden Amerika tersebut, tapi toh tak kurang juga persiapan aparat dalam melakukan pengamanan lokasi yang akan didatangi Bush. Saya sendiri sebenarnya termasuk orang yang sangat benci dengan berbagai keputusan politik Bush yang menyangkut hubungannya dengan dunia internasional, terutama sikap Bush (dan Amerika) terhadap dunia Islam, dan invasi tetntaranya ke Irak. Namun terkait dengan kedatangan Bush ke Indonesia, saya memilih sikap untuk cuek dengan kedatangannya. Sikap cuek saya ini bukan berarti saya masa bodoh dan cenderung menyetujui kedatangannya ke Indonesia. Justru kecuekan saya ini adalah protes sikap protes besar saya. Karena semakin kita bereaksi dengan mengerahkan banyak enegi, itu artinya kita memang menganggap Bush itu orang yang ada apa-apanya. Dan Amerika tentu akan semakin senang, karena merasa dirinya adalah pembesar dunia. Begitu pula sebaliknya, semakin kita cuek, semakin tidak berartilah eksistensi Bush di mata saya. Maka dengan kecuekan tersebut, saya telah menunjukkan protes saya kepada George War Bush.