Baru saja aku menutup teleponku setelah lebih dari setengah jam aku menelpon istriku. Ya, saat ini aku tidak serumah dengan istriku. Ini minggu kedua aku tingal sendirian di kontrakanku ini. Istriku sekarang tinggal di kampung halamanku di Pacitan. Demi kelahiran calon buah hatiku, istriku rela berpisah sementara denganku. Di ibukota Indonesia ini fasilitas rumah sakit memang paling bagus, tetapi sebagai pasangan baru, di kota ini kami hanya berdua. Tidak ada sodara dekat yang tinggal bersama kami. Aku sendiri sering bertugas ke luar kota. Dan jika di saat-saat seperti itu ada fase-fase terjadi pada proses calon buah hati kami, maka tidak ada yang lain yang bisa diharapkan selain bantuan dari keluarga dekat yang sudah berpengalaman. Maka dengan pertimbangan seperti itu, kami berpisah kota untuk sementara, sekali lagi, untuk sementara. Berpisah untuk berkumpul kembali.
Setelah menutup telepon tadi, aku mandi trus bersantai sambil memutar video konser Andrea Bocelli. Ada yang lain… Biasanya aku menikmati viceo ini bersama istriku tercinta, sekarang aku menikmatinya sendiri. Tiba-tiba ada rasa rindu yang menyeruak di dada ini di sela suara flamboyan dari Andrea. Kebersamaan itu begitu berharga. Cintaku, terima kasih engkau telah menemani hidupku Cintaku, terima kasih engkau rela berpisah demi buah cinta kita, demi hidup kita. I love you, bunda+dedek