TOP

Microsoft SQL Server Management Studio Express

Sekali lagi, namanya juga pemula di dunia programming, jadi ya hal2 yang mungkin sudah lumrah dan sepele bagi para programmer, bisa jadi adalah hal yang besar bagiku.

Contohnya, setelah instal Visual Studio 2005, termasuk SQL 2005-nya, aku kesulitan menemukan SQL Enterprise Manager. Tanya sama Om Bos di ruangan kantor, ternyata dia blum ngupdate ke 2005. Terakhir dia aktif di program adalah SQL 2000.

Setelah browsing sana-sini, akhirnya kudapati bahwa SQL 2005 bawaan Visual Studio 2005 adalah SQL versi express. Sehingga untuk manajemen database harus mengunakan Microsoft SQL Server Management Studio Express.

Setelah diinstal, tetep aja belum tahu mo digimanaain :D Tapi barusan saya menemukan link untuk belajar mengenai programming, lumayan buat, sekali lagi, pemula seperti saya. Site-nya adalah http://indosourcecode.blogspot.com/

Read More
TOP

QaPri = Qalkulator Primitif

Jadi, ceritanya sekarang aku lagi belajar programming dengan VB di Visual Studio 2005. Namanya juga masih belajar, jadi yang dikerjakan adalah hal-hal yang sederhana. COntohnya adalah membuat aplikasi kalkulator sederhana, bahkan cenderung primitif, karena hanya bisa memproses penjumlahan dan pengurangan saja. Sehingga aplikasi ini diberi nama QaPri alias Qalkukaltor Primitif.

Kalau ada yang tertarik, untuk ikut belajar atau sekedar metertawakan, silahkan download source code-nya di sini: wincalculator1

Read More
TOP

Yasira Mirip Siapa Ya? -edisi 2-

Masih penasaran atas tingkat kemiripan yasira dengan kami orang tuanya, saya coba lagi mengukur menggunakan look-alike meter. Dan hasilnya ternyata semangkin mirip dengan ibunya :-D

MyHeritage: Family treeGenealogyCelebrityCollageMorph

Read More
TOP

Surabaya dalam 5 hari

Seperti yang sudah kuposting sebelumnya, aku sekarang tinggal di Surabaya. Selama 5 hari ini, aku mengamati kota ini dan membandingkan dengan Jakarta:

  1. Kemacetan: yang jelas kemacetan di sini tidak seperti Jakarta yang sudah mencapai tahap tidak masuk akal. Saya memang belum pernah menjelajahi jalanan di pagi hari, tapi sore hari saya menempuh perjalanan Bratang-Cokroaminoto hanya macet di lampu merah.
  2. Motor kalah ama mobil: di Jakarta, mobil takut sama motor. Tapi di sini, motor takut sama mobil.
  3. Makanan: yang jelas makanan masih lebih murah di sini dibanding Jakarta. Aku pernah pernah beli sarapan nasi bungkus dengan lauk rempelo ati, teh anget manis dan pisang semua seharga 4.500 rupiah.
  4. Friendly manner: nampaknya penduduk di sini lebih friendly dengan orang lain dan tidak begitu individualis dibandingkan dengan Jakarta.
  5. Nyari kontrakan cukup susah, kalo nyari kost mblasah turut ngendi-endi, ada di mana-mana.
  6. Apa lagi ya…? ntar ditambahin lagi ah..
Read More
TOP

Yasira Mirip Siapa Ya?

MyHeritage: Family treesGenealogyCelebritiesCollageMorph

Read More
TOP

Persiapan Ulang Tahun Yasira

Barusan dapet email dari Pakde Abel mengenai ide untuk ultah yasira. Hmm.. keren juga ya kalo bisa booking Magic Kingdom Park di Disneyland khusus untuk Yasira hehe

Gimana Bunda, kita realisasikan kapan nih? hehe

Read More
TOP

Senyum Manisku

satu… dua… tiga… smile… byar! klik!

Sip! Manis bwanget senyumnya Yasira. Sekali lagi, ini sudah pasti turunan Bunda huehehehe… ;-)

Setiap hari pasti adaaaa aja pose Yasira yang terekam camdig Ayah. Kita bertiga ini lagi hobi pose, narsis mode on! :-)

Dari lahir ceprot udah melek kamera nih baby cantikku, lihat aja ini….

Read More
TOP

Very First Day in Surabaya

Dari Jakarta, aku menggunakan Lion terbang ke Surabaya. Sekitar pukul 10 pagi, aku tiba di Juanda. Naik taksi langsung menuju rumah Bu Sri, sodaranya istriku. Beliau telah membantuku mencarikan kost di dekat rumahnya di daerah Bratang Binangun.

Sekitar pukul 3 sore, aku berniat berangkat ke Stasiun Pasar Turi, namun ternyata hujan turun lebat sekali. Sehingga yang pada awalnya aku berniat mau naik angkot ke Pasar Turi, akhirnya kuputuskan naik taksi. Aku telpon perusahaan taksi berlogo burung warna biru, namun baru sejam kemudian taksi tersebut sampai di depan rumah, alasannya banjir di mana-mana. Dengan was-was aku naik taksi tersebut, khawatir jam 5 sore belum sampai stasiun. Kantor perusahaan pengiriman terebut tutup jam 5 sore. Namun sebelum jam 5 aku sudah sampai ke stasiun.

Beuh… Dalam situasi hujan lebat, aku harus menuntun motorku untuk mencari penjual bensin. Sebelum dikirim, bensin motorku dikuras untuk alasan keamanan. Penjual bensin eceran di dekat stasiun ternyata sudah tutup, sehingga dalam keadaan hujan lebat dan banjir aku menuntun motor sejauh kurang lebih 500 meter ke SPBU terdekat. Fine, motor sudah menyala.

Hm.. ternyata di Surabaya banayak sekali jalan searah, sehingga bayangan route Pasar turi-Kost yang kulihat di peta terpaksa berubah. Dalam kondisi hujan lebat, banjir, menjelang gelap, dan buta terhadap jalanan di Surabaya aku melaju membelah Kota Pahlawan itu. Dalam benakku, dari Pasar turi ke Kost itu berarti menuju ke arah tengara. Sehingga, setiap  ada perempatan, aku selalu mengambil belokan ke arah itu. Akhirnya roda motor membawaku ke Jalan Raya Darmo, kulihat papan penunjuk jalan ke arah terminal bratang, yang kutahu belakangan, ternyata melewati Jalan Dinoyo, terus ke Ngagel Jaya selatan. Well, tidak sia-sia aku ikut pramuka di SMA hehe.

Finally, sekitar isya aku sampai di kost, masih dalam keadaan hujan deras. Setelah memastikan keadaan kamar dan motor aman, akhirnya malam itu juga aku pulang lagi ke Pacitan, ketemu dengan 2 bidadari cantik yang selalu menungguku hehe. Luv u Bunda n Yasira.

Read More
TOP

Persiapan Menuju Surabaya

Tidak ada persiapan khusus terkait kepindahanku ke SUrabaya. Seperti tugas dinas lainnya, aku mengepak barang-barang terutama terkait dengan baju. Bedanya, kali ini jumlah baju yang kubawa agak banyak, hampir semua persediaan baju yang kumiliki kubawa semua.

Selain itu aku juga perlu mengirim motor ke sana. Tanggal 7 Januari aku bawa motor ke Stasiun Senen. Menggunakan jasa Index Transportama, motor kukirimkan ke Surabaya. Biaya kirim 230 ribu ditambah ongkos pengepakan 20 ribu, total 250 ribu. Janjinya, jika tidak ada halangan motor akan tiba keesokan harinya dan bisa kuambil di Stasiun Pasar Turi.

Read More
TOP

susah bobo nih

Mmhhh… hari ini aku bangun pagi jam 5 kurang dikit, semalam agak gelisah tidurku. Nggak tahu kenapa, aku maunya minum ASI terus, kayaknya nggak wareg2 gitu deh. Sejujurnya aku kasihan sama Bunda, sambil menahan kantuk bunda menyusuiku… love you full Mom!

Jam 6 pagi bunda mbuka HP ada missed call dari ayah dan sms, laporan kalo ayah sudah sampai dengan selamat di Jakarta, langsung njujug kantor, mandi di kantor juga. Ayahku… kami sayang padamu…

Sampai jam 11 siang ini aku juga belum bisa bobo lagi (padahal udah digendong sama Budhe Nartin en Budhe Iik). Tadi pagi sehabis jalan2 naik stroller bareng Bunda aku bobo sebentar (paling cuman 10 menitan), aku bangun lagi karena ada sesuatu yang menggelitik di kepala sampai kaki mungilku. Hmmmmm, rupanya Bunda lagi ngukur-ngukur badan en kepalaku, iihh geli baget rasanya. Bunda emang rajin banget memantau pertumbuhan dan perkembanganku dari minggu ke minggu.

Kini diusiaku yang hampir 5 bulan, banyak yang bilang aku montok banget, menggemaskan dan…. cantik! Ooow… kalo yang terakhir ini aku super yakin dan pasti turunan Bundaku  . Teman2 sebayaku berat badannya masih kalah sama aku, padahal ada yang sudah dikasih MPASI plus susu formula. Aku kan masih ASI X’clusive sampai 6 bulan gituuu…. Sebulan lagi aku mau Wisuda jadi Sarjana ASIX, dan siap untuk disuapin MPASI pertamaku.

Aku sudah lihay hay hay hay…. tengkurep grombyang! Teman2ku pada belum bisa tengkurep tuh, padahal badannya gak segemuk aku. Orang bilang aku berisi, singset dan lincah. Bunda adalah motifator utamaku.

Oiya, satu lagi… aku udah bisa ngemut jempol kakiku loh! Orang jawa bilang “wis temimba”… hukukkuku aku gak mudheng apa artinya tuh.

Read More