Barusan saya sms-an sama MR, kawan seruangan dulu di Jakarta, ngobrolin mengenai BP, kawan eks-seruangan juga namun sudah pindah ke kantor cabang di Jakarta. Si BP ini tahun yang lalu mendapatkan beasiswa S2 dari sebuah lembaga perencanaan milik pemerintah untuk kuliah S2 di Makassar. Dengan berbagai pertimbangan, akhirnya BP memutuskan untuk tidak mengambil beasiswa tersebut. Nampaknya dia juga sudah agak melupakan mengenai beasiswa tersebut.
Namun mungkin memang sudah rejeki dia, ternyata namanya dimasukkan ke semacam “waiting list” oleh lembaga pemberi beasiswa tersebut, sehingga tahun ini dia diberikan kesempatan lagi. Kali ini dia mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan kuliah S2 di Malang. Dan, informasi terakhir BP berencana untuk mengambil kesempatan tersebut.
“Kalo memang rejeki nggak akan ke mana” kata MR
Betul pak, saya setuju. Jadi, selamat but Pak BP dan Bu AW. Semoga ilmunya bisa bermanfaat bagi nusa bangsa, dan tentu saja bagi pribadi dan keluarga.
Ayo sekolah……